Analisis Kritik Seni Rupa
Mufi
Mubaroh dan Karyanya
DISUSUN
OLEH :
Yunasman Salam
115110900111009
SENI RUPA
FAKULTAS
ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
2012/2013
Abstrak,
Mufi Mubaroh seniman asal Surabaya , merupakan
seniman muda dengan banyak pengalaman pameran dan banayk mendapat penghargaan
dari hasil karyanya.
Sebagai
seniman lukis content porer karya-karyya Mufi banayk mengkritisi tentang
kehidupan sehari-hari di lingkungannya.
Salah
saru karyanya yang berjudul WE’VE Build The Oasis menceritakan tentang bagai
mana manusia harus menjaga lingkungannya supaya mampu menciptakan oasis yang
nyaman bagi manusia itu sendiri, selain dari pemaknaan yang cukup dalam
tersebuat mufi mubaroh menggunakan tekhnik drawing yang di padukan dengan
pewarnaan dari cat acrilik dengan tekhnik sungging yang akhirnya diperhalus
dengan pengaksiran diatasnya. Dengan menggunakan tekhnik ini karyanya menjadi
unik dan di kenal oleh msyrakat seni. Sikap peduli pada lingkungan membuat banyak
karyanya secara sadar maupun tidak menjadi pelampiasan emosi terhadap
perlawanan akan keadaan dunia yang kian rusak. Namun penggunaan kartun sebagai
figurnya yang sejatinya menbawakan kesan lucu dan menarik mampu membuat orang
tertarik dan lebih mudah untuk mengerti maksud dari karya-karyanya.
Karakter
penuh yang di gunakan oleh Mufi membuat terpecahnya perhatian dari penikmat
terhadap hasil karyanya sehingga untuk beberapa kalangan akan sedikit sulit
untuk mengurai maknanya.
Bab I
Pendahuluan
1.1 Latar belakang.
Analisis kritik seni merupakan sebuah
bentuk bidang ilmu seni rupa yang memaparkan tentang sebuah karya rupa dari
seniman kepada masyarakat seni sebagai penikmat seni. Pemaparan karya seni itu
sendiri lebih mengarah pada unsur-unsur warna,bentuk,titik,garis,bidang,juga
ruang. Unsur-unsur nirmana inilah yang akan menjadi dasar untuk kritikus
menilai hasil seni seorang seniman, selain itu sebagai jembatan penghubung
antara seniman dan penikmat seni analisis kritik seni juga menjelaskan hubungan
antara karya dan bidang keilmuan yang bertujuan untuk meyakinkan pemaparan
kritikus pada penikmat juga seniman dengan dalil dari para ahli.
Dalam pemaparan karya ilmiah ini
saya (penulis) akan mencoba membedah karya Mufi Mubaroh yang berjudul “WE'VE
BUILT THE OASIS”. We’ve Built The Oasis adalah refleksi dengan citraan atau
visual figure kartun untuk mewakili simbol dari keinginan atau harapan tentang
ketentraman kehidupan yang terbangun/ tercipta melalui aspek-aspek kota besar,
dimana pada intinya kota-kota besar itu adalah “center point” managing/
menejemen lumbung kehidupan dengan pusat perkembangan pengetahuan, tekhnologi,
perekonomian, pendidikan, pemerintahan, penjagaan keamanan nasional serta
pembangunan yang tujuannya semata-mata untuk mensejahterakan masyarakat yang
menyeluruh hingga sampai pada pelosok daerah. We’ve built the oasis adalah
membangun ketentraman dan menjaganya.
Sebagai bentuk kritik jurnalis dari
karya seni milik Mufi MUbarok ini, saya akan menggunakan buku Psikologi seni
sebagai dasar unuk tuliisan-tulisan saya, dalam penjabarannya nantik penulisa
akan lebih menekankan hubungan karya seniman dengan phisikologinya dan nilai
dari karya seni itu sendiri.
Bab II
ISI
2.1
Pengertian kritik ilmiah.
Kritik ilmiah merupakan jenis kritik
yang bersifat akademis dengan wawasan pengetahuan, kemampuan dan kepekaan yang
tinggi untuk menilai atau menghadapi sebuah karya seni. Kritik ilmiah biasanya
melakukan pengkajian nilai seni secara luas, mendalam, dan sestematis, baik
dalam menganalisis maupun dalam melakukan kaji banding.
2.2
pembahasan karya.
Gambar “WE'VE
BUILT THE OASIS”
Mufi Mubaroh , seorang seniman muda
yang dilahirkan di Pandeglang,
07 Juli 1982, merupakan seniman lukis konten porer yang memakai bentuk-bentuk
figurative yang di padukan dengan nuansa surialis pada karyanya. Seperti yang
telah di lampirkan di atas , Mufi Mubaroh telah banyak mengikuti event pameran
dan memenangkan beberapa penghargaan dari event tersebut. Dalam karya-karya
yang telah diciptakan oleh mufi banyak terdapat pemikiran dan ide-ide tentang
lingkungan sekitar yang sedang marak terjadi. Berikut pembahasan karya Mufi Mubaroh yang
berjudul WE’VE BUILT THE OASIS.
Dalam karyanya yang berjudul” WE’VE BUILT THE OASIS” yang berukuran
120x200cm ini menampilkan figure- figur kartun yang berbegrounkan sebuah proses
pembangunan kota. Dapat kita lihat dari lukisan ini mufi tidak banyak
menggunakan pewarnaan, hanya terdapat beberapa warna sebagai objek penjelas dan
juga sebagai figur utama. Warna kuning ke oranyean digunakan sebagai warna
sebuah pesawasat terbang, warna kuning dan ditambah goresan hitam pensil
digunakan sebagai api pada mesin pendorong kapal, dan warna biru sebagai
perlambangan air di gunakan untuk memperjelas objek gambar.
Pada gambar terdapat dua pesawat
terbang yang terdapat api pada ekor pesawat dan pesawat yang satu lagi pilot
dan bagian belakang pesawat terbakar oleh api. Terdapat seorang pria besar yang
menggunakan setelan jas sedang berdiri diatas kapal laut dengan ekspresi
tersenyum lebar. Banyak balon berukuran besar yang terlihat sedang berterbangan
di belakang kedua pesawat. Terdapat dua buah mesin kontruksi besar yang sedang
mengangkat bahan bangunan dengan jarringnya. Ada juga tiga buah kapal laut,
sebuah kapal laut dengan banyak meriam disisi kiri kapal, sebuah kapal muatan
barang dengan dua orang pelaut diatasnya, dan sebuah kapal barang dengan
seorang berukuran besar berpakaian jas dengan senyum lebar di wajahnya. Di
bagian belakang pada gambar terlihat beberapa jembatan kecil dan sebuah
jembatan besar, terdapat tembok yang cukup dalam dengan saluran pipa disisinya.
Perbatasan air dan darat terlihat terpotong seperti air di atas air terjun,
Pada lukisan ini unsur garis lebih
berperan sebagai satuan pembentuk objek figur gambar dengan tambahan
aksiran-aksiran yang telah diperhalus terlebih dulu. Terlihat jelas dua figur
pesawan yang membuat pola lingkaran diciptakan mufi sebagai unsur penyeimbang
gambar selain sebagai objek utama pada gambar.
Penggunaan tekhnik drawing yang
dipadukan dengan pewarnaan sungging menggunakan acrilik juga menjadi daya tarik
tersendiri mengingat media akrilik memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam
tekhnik sungging ini. Perawakan media kanfas yang cukup besar dengan
perbandingan obejek figur sebagai poin of intrest merupakan bukti kerumitan
dari hasilkaryanya terlebih mufi mampu menghadirkan keseinbangan dalam karyanya
ini.
Dapat kita lihat dari karyanya, bahwa
ada dua kejadian yang diangkat mufi sebagai rasa pedulinya pada lingkungan
sekitar. Dua kejadian itu ialah pembangunan dan proses kehancuran. Dengan judul
WE’VE BUILT THE OASIS
yang kurang lebih berarti kita harus membangun oasis( tempat yang paling
menyejukan dalam sebuah padang pasir), yang berarti tidak hanya membangun namun
juga mempertahankan,menjaga dan melindungi oasis tersebut dari kehancuran
akibat ulah manusia. Dalam buku Phisikologi seni dijelaskan bahwa proses
kreatif terjadi melalui naluri juga ego yang berakhir pada pengalaman dan
menghasilkan karya bagi seorang seniman. Hal ini sangat berhubungan dengan
karya dari Mufi kejadian global warming ,tanah longsor, banjir banda, sunami
dan bencana alam lainnya kebanyakan dihasilkan dari ketoledoran manusia yang
akhirnya merugikan manusia itu sendiri. Diperkirakan dengan meledaknya sistem
infomasi saat ini dan tersampaikannya semua bentuk kejadian yang ada di dunia
ini termasuk dalam kejadian bencana alam membuat Mufi tertarik untuk membuat
karya yang bersangkutan dengan kejadian-kejadian yang ada disekitarnya. Dengan
menggunakan figur-figur kartun dan karikartun yang mampu membawa kesan lucu
dapat membuat penikmat lebih mudah memahami pesan-pesan yang ingin disampaikan
oleh mufi.
Menurut Freudian dalam buku
Irma(2006:51) Out of The Box atu lebih biasa kita sebut dengan berfikir kreatif(ATYPICAL THINKING)merupakan proses yang
lebih menekankan pada perasaan dari pada pemikiran(Freudian,1960-an). Pemikiran-pemikiran diluar
kotak merupakan suatu bukti dari kreatif itu sendiri bagaimana seorang mampu
berfik beda dari manusia lainya, mengapa saya menyangkut-pautkan ini dengan
pembahasan karya Mufi Mubaroh?. Karena pada umumnya kebanyakan seniman lukis
lebih melatih tekhnik lukis realis pada gambar-gambarnya, mengingat lukisan
realislah yang paling sulit tingkat pembuataannya di mata khalayak umum karena
paling mudah juga untuk mengomentari kekurangan karya tersebut. Sedangkan
tekhnik lukis lain menjadi pilihan nomer dua dan seterunya bagi masyarakat yang
tidak mengerti tentang seni, seakan menjadi anak tiri dari ibu seni rupa. Dengan
pembahasan saya diatas dapat di tarik kesimpulan bahwa seni lukis dengan teknik
realis lebih menarik perhatian dari pada tekhnik lain sedangkan kreatifitas
tidak mampu di ukur dengan tekhnik saja. Mufi Mubaroh dengan tehnik lukis
drawingnya mampu dikenal masyarakat dan diakui keahliannya melalui penghargaan
yang didapatnya. Dengan gambar figurative yang jenaka dan kedetilan dari
aksirannya membuat hasil karyanya seakan menjadi mata pedang yang mampu
menghujam hati penikmatnya.
Lukisan Mufi Mubaroh dengan judul WE'VE
BUILT THE OASIS ini sendiri merupakan refleksi dengan citraan atau visual figur
kartun untuk mewakili keinginan atau harapantentang ketentraman kehidupan yang
terbangun melalui kota-kota besar, dimana pada intinya kota-kota besar itu
adalah center point lumbung kehidupan dengan pusat pertumbuhan
pengetahuan,tekhnologi,perekonomian,pendidikan, juga pelindungan nasional
dengan tujuan semata-mata untuk kemakmuran masyarakat yang menyeluruh hingga
sampai pada pelosok-pelosok daerah. We’ve build the oasis adalah memabangung
keamanan dan menjaganya.
Secara umum untuk memahami suatu karya
pengamat harus memiliki rasa estetik terhadap karya tersebut. Ada beberapa
bentuk karya rupa yang mudah untuk memahami maksud dan menikmati bentuk karya
tersebut , namun banyak juga karya karya yang sangat sulit untuk mengerti
maksud dan keindahan dari karya itu. Karya mufi mubaroh ini termaksud mudah
untuk di mengerti oleh semua orang karena panjabaran yang jelas dari maksudnya
juga penggunaan karakter kartun yang dominan jenaka dan sudah familiar
keberadaannya bagi banyak orang. Namun agak sulit untuk menilai suatu taraf ke
indahan dari karya ini karena penggunaan warna yang setengah-setengah(tanggung)
membuat terpecahnya perhatian dari pengamat, selain itu komposis yang hampir
memenuhi seluruh media gambar membuat
pengamat agak sulit untuk menemukan arti sebenarnya dari karya ini. Hal yang
agak ganjil menurut penulis pada karya mufi yang berjudul WE’VE BUILD THE OASIS
ini terlihat dari perspektifnya terlihat potongan yag kurang enak dipandang
antara air dan lubang ditengah kotanya.
Bab III
Penutup
3.1 kesimpulan
Karya
Mufi Mubaroh dengan judul WE’VE BUILD THE OASIS dengan ukuran 120x200cm ini
menceritakan bagai mana pentingnya menjaga lingkungan sehingga tidak merugikan
bagi manusia. Dan pengharapan yang tinggi tentang tempat yang nyaman untuk
manusia.bengan menggunakan media kanvas dan tekhnik lukis drawing dengan figur
karikartur jgua kartun Mufi mengkritiki tentang kehidupan dilingkungan
sekitarnya.
Darftar pustaka
Damajanti,Irma,M.Sn.2006.Psikologi seni.Bandung:PT Kiblat Buku
Utama.
Arkimanto
blog 2011. Mufi MUbaroh WE’VE BUILD THE
OASIS. Artikel online, http://www.ARTKIMIANTO
BLOG,3/11/2013.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar