Kamis, 12 Desember 2013

Pembahasan karya muffi mubaroh " WE' HAVE BUILD THE OASIS





Analisis Kritik Seni Rupa
Mufi Mubaroh dan Karyanya


DISUSUN OLEH :

Yunasman Salam                                                                            115110900111009

                                                                                                  

   SENI RUPA
FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG
                                                   2012/2013


Abstrak,
Mufi Mubaroh seniman asal Surabaya , merupakan seniman muda dengan banyak pengalaman pameran dan banayk mendapat penghargaan dari hasil karyanya.
Sebagai seniman lukis content porer karya-karyya Mufi banayk mengkritisi tentang kehidupan sehari-hari di lingkungannya.
Salah saru karyanya yang berjudul WE’VE Build The Oasis menceritakan tentang bagai mana manusia harus menjaga lingkungannya supaya mampu menciptakan oasis yang nyaman bagi manusia itu sendiri, selain dari pemaknaan yang cukup dalam tersebuat mufi mubaroh menggunakan tekhnik drawing yang di padukan dengan pewarnaan dari cat acrilik dengan tekhnik sungging yang akhirnya diperhalus dengan pengaksiran diatasnya. Dengan menggunakan tekhnik ini karyanya menjadi unik dan di kenal oleh msyrakat seni. Sikap peduli pada lingkungan membuat banyak karyanya secara sadar maupun tidak menjadi pelampiasan emosi terhadap perlawanan akan keadaan dunia yang kian rusak. Namun penggunaan kartun sebagai figurnya yang sejatinya menbawakan kesan lucu dan menarik mampu membuat orang tertarik dan lebih mudah untuk mengerti maksud dari karya-karyanya.
Karakter penuh yang di gunakan oleh Mufi membuat terpecahnya perhatian dari penikmat terhadap hasil karyanya sehingga untuk beberapa kalangan akan sedikit sulit untuk mengurai maknanya.
Bab I
Pendahuluan

1.1  Latar belakang.
Analisis kritik seni merupakan sebuah bentuk bidang ilmu seni rupa yang memaparkan tentang sebuah karya rupa dari seniman kepada masyarakat seni sebagai penikmat seni. Pemaparan karya seni itu sendiri lebih mengarah pada unsur-unsur warna,bentuk,titik,garis,bidang,juga ruang. Unsur-unsur nirmana inilah yang akan menjadi dasar untuk kritikus menilai hasil seni seorang seniman, selain itu sebagai jembatan penghubung antara seniman dan penikmat seni analisis kritik seni juga menjelaskan hubungan antara karya dan bidang keilmuan yang bertujuan untuk meyakinkan pemaparan kritikus pada penikmat juga seniman dengan dalil dari para ahli.
            Dalam pemaparan karya ilmiah ini saya (penulis) akan mencoba membedah karya Mufi Mubaroh yang berjudul “WE'VE BUILT THE OASIS”. We’ve Built The Oasis adalah refleksi dengan citraan atau visual figure kartun untuk mewakili simbol dari keinginan atau harapan tentang ketentraman kehidupan yang terbangun/ tercipta melalui aspek-aspek kota besar, dimana pada intinya kota-kota besar itu adalah “center point” managing/ menejemen lumbung kehidupan dengan pusat perkembangan pengetahuan, tekhnologi, perekonomian, pendidikan, pemerintahan, penjagaan keamanan nasional serta pembangunan yang tujuannya semata-mata untuk mensejahterakan masyarakat yang menyeluruh hingga sampai pada pelosok daerah. We’ve built the oasis adalah membangun ketentraman dan menjaganya.
            Sebagai bentuk kritik jurnalis dari karya seni milik Mufi MUbarok ini, saya akan menggunakan buku Psikologi seni sebagai dasar unuk tuliisan-tulisan saya, dalam penjabarannya nantik penulisa akan lebih menekankan hubungan karya seniman dengan phisikologinya dan nilai dari karya seni itu sendiri.

Bab II
ISI
2.1 Pengertian kritik ilmiah.
            Kritik ilmiah merupakan jenis kritik yang bersifat akademis dengan wawasan pengetahuan, kemampuan dan kepekaan yang tinggi untuk menilai atau menghadapi sebuah karya seni. Kritik ilmiah biasanya melakukan pengkajian nilai seni secara luas, mendalam, dan sestematis, baik dalam menganalisis maupun dalam melakukan kaji banding.

2.2 pembahasan karya.
             

Gambar “WE'VE BUILT THE OASIS”

           

Mufi Mubaroh , seorang seniman muda yang dilahirkan di Pandeglang, 07 Juli 1982, merupakan seniman lukis konten porer yang memakai bentuk-bentuk figurative yang di padukan dengan nuansa surialis pada karyanya. Seperti yang telah di lampirkan di atas , Mufi Mubaroh telah banyak mengikuti event pameran dan memenangkan beberapa penghargaan dari event tersebut. Dalam karya-karya yang telah diciptakan oleh mufi banyak terdapat pemikiran dan ide-ide tentang lingkungan sekitar yang sedang marak terjadi.  Berikut pembahasan karya Mufi Mubaroh yang berjudul WE’VE BUILT THE OASIS.
Dalam karyanya yang berjudul” WE’VE BUILT THE OASIS” yang berukuran 120x200cm ini menampilkan figure- figur kartun yang berbegrounkan sebuah proses pembangunan kota. Dapat kita lihat dari lukisan ini mufi tidak banyak menggunakan pewarnaan, hanya terdapat beberapa warna sebagai objek penjelas dan juga sebagai figur utama. Warna kuning ke oranyean digunakan sebagai warna sebuah pesawasat terbang, warna kuning dan ditambah goresan hitam pensil digunakan sebagai api pada mesin pendorong kapal, dan warna biru sebagai perlambangan air di gunakan untuk memperjelas objek gambar.
Pada gambar terdapat dua pesawat terbang yang terdapat api pada ekor pesawat dan pesawat yang satu lagi pilot dan bagian belakang pesawat terbakar oleh api. Terdapat seorang pria besar yang menggunakan setelan jas sedang berdiri diatas kapal laut dengan ekspresi tersenyum lebar. Banyak balon berukuran besar yang terlihat sedang berterbangan di belakang kedua pesawat. Terdapat dua buah mesin kontruksi besar yang sedang mengangkat bahan bangunan dengan jarringnya. Ada juga tiga buah kapal laut, sebuah kapal laut dengan banyak meriam disisi kiri kapal, sebuah kapal muatan barang dengan dua orang pelaut diatasnya, dan sebuah kapal barang dengan seorang berukuran besar berpakaian jas dengan senyum lebar di wajahnya. Di bagian belakang pada gambar terlihat beberapa jembatan kecil dan sebuah jembatan besar, terdapat tembok yang cukup dalam dengan saluran pipa disisinya. Perbatasan air dan darat terlihat terpotong seperti air di atas air terjun,
Pada lukisan ini unsur garis lebih berperan sebagai satuan pembentuk objek figur gambar dengan tambahan aksiran-aksiran yang telah diperhalus terlebih dulu. Terlihat jelas dua figur pesawan yang membuat pola lingkaran diciptakan mufi sebagai unsur penyeimbang gambar selain sebagai objek utama pada gambar.
Penggunaan tekhnik drawing yang dipadukan dengan pewarnaan sungging menggunakan acrilik juga menjadi daya tarik tersendiri mengingat media akrilik memiliki tingkat kesulitan tersendiri dalam tekhnik sungging ini. Perawakan media kanfas yang cukup besar dengan perbandingan obejek figur sebagai poin of intrest merupakan bukti kerumitan dari hasilkaryanya terlebih mufi mampu menghadirkan keseinbangan dalam karyanya ini.
Dapat kita lihat dari karyanya, bahwa ada dua kejadian yang diangkat mufi sebagai rasa pedulinya pada lingkungan sekitar. Dua kejadian itu ialah pembangunan dan proses kehancuran. Dengan judul WE’VE BUILT THE OASIS yang kurang lebih berarti kita harus membangun oasis( tempat yang paling menyejukan dalam sebuah padang pasir), yang berarti tidak hanya membangun namun juga mempertahankan,menjaga dan melindungi oasis tersebut dari kehancuran akibat ulah manusia. Dalam buku Phisikologi seni dijelaskan bahwa proses kreatif terjadi melalui naluri juga ego yang berakhir pada pengalaman dan menghasilkan karya bagi seorang seniman. Hal ini sangat berhubungan dengan karya dari Mufi kejadian global warming ,tanah longsor, banjir banda, sunami dan bencana alam lainnya kebanyakan dihasilkan dari ketoledoran manusia yang akhirnya merugikan manusia itu sendiri. Diperkirakan dengan meledaknya sistem infomasi saat ini dan tersampaikannya semua bentuk kejadian yang ada di dunia ini termasuk dalam kejadian bencana alam membuat Mufi tertarik untuk membuat karya yang bersangkutan dengan kejadian-kejadian yang ada disekitarnya. Dengan menggunakan figur-figur kartun dan karikartun yang mampu membawa kesan lucu dapat membuat penikmat lebih mudah memahami pesan-pesan yang ingin disampaikan oleh mufi.
Menurut Freudian dalam buku Irma(2006:51) Out of The Box atu lebih biasa kita sebut dengan berfikir kreatif(ATYPICAL THINKING)merupakan proses yang lebih menekankan pada perasaan dari pada pemikiran(Freudian,1960-an). Pemikiran-pemikiran diluar kotak merupakan suatu bukti dari kreatif itu sendiri bagaimana seorang mampu berfik beda dari manusia lainya, mengapa saya menyangkut-pautkan ini dengan pembahasan karya Mufi Mubaroh?. Karena pada umumnya kebanyakan seniman lukis lebih melatih tekhnik lukis realis pada gambar-gambarnya, mengingat lukisan realislah yang paling sulit tingkat pembuataannya di mata khalayak umum karena paling mudah juga untuk mengomentari kekurangan karya tersebut. Sedangkan tekhnik lukis lain menjadi pilihan nomer dua dan seterunya bagi masyarakat yang tidak mengerti tentang seni, seakan menjadi anak tiri dari ibu seni rupa. Dengan pembahasan saya diatas dapat di tarik kesimpulan bahwa seni lukis dengan teknik realis lebih menarik perhatian dari pada tekhnik lain sedangkan kreatifitas tidak mampu di ukur dengan tekhnik saja. Mufi Mubaroh dengan tehnik lukis drawingnya mampu dikenal masyarakat dan diakui keahliannya melalui penghargaan yang didapatnya. Dengan gambar figurative yang jenaka dan kedetilan dari aksirannya membuat hasil karyanya seakan menjadi mata pedang yang mampu menghujam hati penikmatnya.
Lukisan Mufi Mubaroh dengan judul WE'VE BUILT THE OASIS ini sendiri merupakan refleksi dengan citraan atau visual figur kartun untuk mewakili keinginan atau harapantentang ketentraman kehidupan yang terbangun melalui kota-kota besar, dimana pada intinya kota-kota besar itu adalah center point lumbung kehidupan dengan pusat pertumbuhan pengetahuan,tekhnologi,perekonomian,pendidikan, juga pelindungan nasional dengan tujuan semata-mata untuk kemakmuran masyarakat yang menyeluruh hingga sampai pada pelosok-pelosok daerah. We’ve build the oasis adalah memabangung keamanan dan menjaganya.
Secara umum untuk memahami suatu karya pengamat harus memiliki rasa estetik terhadap karya tersebut. Ada beberapa bentuk karya rupa yang mudah untuk memahami maksud dan menikmati bentuk karya tersebut , namun banyak juga karya karya yang sangat sulit untuk mengerti maksud dan keindahan dari karya itu. Karya mufi mubaroh ini termaksud mudah untuk di mengerti oleh semua orang karena panjabaran yang jelas dari maksudnya juga penggunaan karakter kartun yang dominan jenaka dan sudah familiar keberadaannya bagi banyak orang. Namun agak sulit untuk menilai suatu taraf ke indahan dari karya ini karena penggunaan warna yang setengah-setengah(tanggung) membuat terpecahnya perhatian dari pengamat, selain itu komposis yang hampir memenuhi seluruh  media gambar membuat pengamat agak sulit untuk menemukan arti sebenarnya dari karya ini. Hal yang agak ganjil menurut penulis pada karya mufi yang berjudul WE’VE BUILD THE OASIS ini terlihat dari perspektifnya terlihat potongan yag kurang enak dipandang antara air dan lubang ditengah kotanya.

Bab III
Penutup
3.1 kesimpulan
            Karya Mufi Mubaroh dengan judul WE’VE BUILD THE OASIS dengan ukuran 120x200cm ini menceritakan bagai mana pentingnya menjaga lingkungan sehingga tidak merugikan bagi manusia. Dan pengharapan yang tinggi tentang tempat yang nyaman untuk manusia.bengan menggunakan media kanvas dan tekhnik lukis drawing dengan figur karikartur jgua kartun Mufi mengkritiki tentang kehidupan dilingkungan sekitarnya.

Darftar pustaka
            Damajanti,Irma,M.Sn.2006.Psikologi seni.Bandung:PT Kiblat Buku Utama.
Arkimanto blog 2011. Mufi MUbaroh WE’VE BUILD THE OASIS. Artikel online, http://www.ARTKIMIANTO BLOG,3/11/2013.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar