Antropologi budaya
Ayam Bekisar di Universitas Brawijaya .
Disusun oleh:
Yusuf afandi (115110900111003)
Yulia rahmania (115110
Jimmy alagada (
Abqoriyin hizan
(115110907111002)
SENI
RUPA/FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS
BRAWIJAYA
MALANG
2012
Kata
Pengantar
Puji syukur
penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata΄ala, karena berkat
rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Ayam Bekisar Universitas brawijaya .Makalah ini
diajukan guna memenuhi tugas matakuliah(antropologi seni).
Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.
Semoga makalah
ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan
wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagikitasemua.
Malang, 29 April 2012
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1. Latar belakang
Sering kita jumpai,bahwa didalam lingkup
Universitas Brawijaya ini terdapat ayam berkisar yang disetiap fakultass dapat
ditemukan 1-2 ekor ayam berkisar. Entah bagaimana awal dari penempatan
kandang-kandang tersebut.
kami juga sempat
melihat konservasi burung endemik di Universitas Brawijaya.Tepat di bawah
samping kiri kantor pusat rektorat. Ada satu kandang penangkaran burung di
sana. Tapi setelah saya lihat, dalamnya cuma berisi burung gelatik saja.
Begitupun juga satu kandang di dekat kantor pusat perpustakaan. Burungnya juga
sama, gelatik. Saya kurang tahu kenapa burung ini yang coba di tangkarkan.
Mungkin untuk kepentingan penelitian, atau yang lain, saya tidak tahu. Kenapa
bukan burung seperti elang, atau burung
lain yang bisa di bilang lebih penting karena habitat di alamnya semakin
berkurang akhir-akhir ini. Sebenarnya, tempat untuk kandang tersebut
sangat cocok untuk penangkaran. Ada banyak tempat di sana yang memang
benar-benar alami,yaitu di Fakultas Peternakan
yang menangkar burung kutilang dengan alam yang sangat asri dan alami.
Namun yang sangat mendominasi diantaranya adalah ayam berkisar,yang dapat
ditemukan disetiap fakultas ada sangkar beserta isinya. Hal itulah yang membuat
kami tertarik untuk mengkaji ayam berkisar di Universitas Brawijaya sebagai
pembuatan makalah ini.
2. Rumusan masalah
-Melalui karya tulis ini,kami ingin
mengetahui bagaimana sejarah ayam bekisar?
-bagaimana cirri-ciri ayam bekisar yang ada
di fakultas dengan ayam-ayam biasa.?
-kami ingin mengetahui respon mahasiswa terhadap
ayam berkisar.kenapa harus ayam bekisar,dan apa ada maksud lain di balik itu
semua?
-dampak positive dan negative adanya ayam hias bekisar yang ada disetiap fakultas.?
-dampak positive dan negative adanya ayam hias bekisar yang ada disetiap fakultas.?
3. Tujuan
Agar para pembaca makalah ini , dapat
mengetahui seberapabesar peranan symbol ayam berkisar terhadap lingkungan
pendidikan. Selain itu pembaca diharapkan dapat membedakan ayam bekisar dengan
ayam biasa.
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
A. Asal mula Ayam Bekisar
Ayam bekisar merupakan berasal dari KANGEAN di wilayah Sumenep, Madura.
Ayam bekisar memiliki kelebihan dibanding ayam-ayam biasa, bahkan dianggap
trademark tersendiri bagi pemiliknya pada orang Madura yaitu menunjukkan status
bahwa yang memelihara ayam bekisar ini adalah orang yang berduit.
Asal usul nama bekisar, konon tidak lepas dari diasingkannya seorang
keturunan putra raja Mataram bernama Begisar . Hingga pada tahun 1700 an,
Begisar diasingkan di pulau Kangean.
Pada saat menjalani pengasingan itulah, Begisar mencoba mengawinkan ayam
hutan hijau jantan (nama latinnya gallus varius) dengan ayam
betina kampung (nama latinnya gallus domestica). Keturunan hasil kawin
silang itu kemudian dipersembahkan kepada pejabat atau penguasa setempat
sebagai tanda mata. Berdasar hal itu, akhirnya diketahui bahwa Begisar memiliki
makna cendera mata. Hingga kini ayam Begisar atau akrab disebut ayam Bekisar
selalu dipersembahkan sebagai cendera mata kepada kalangan tertentu yang
memiliki 'kekuasaan'. (koran MERAPI online)
B. Ciri-ciri ayam bekisar
-Ayam
bekisar memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan ukuran ayam kampung jantan,
tetapi lebih besar daripada induk jantannya.
-Warna bulunya hitam kehijauan dan mengkilap.
-Memiliki suara yang halus dan khas: tersusun dari dua nada.
-Ciri-ciri khusus dari ayam bekisar yang paling menonjol adalah bentuk bulu leher yang ujungnya bulat/lonjong bukan lancip. Jika dibandingkan dengan ayam jago biasa maka akan terlihat jelas.
-Ayam jantan (jago), lebih atraktif, berukuran lebih besar dari betina,
-memiliki jalu panjang, berjengger lebih besar, dan bulu ekornya panjang menjuntai.
-Ayam betina (babon) relatif kecil, berukuran kecil, jalu pendek atau nyaris tidak kelihatan, berjengger kecil, dan bulu ekor pendek.
-Warna bulunya hitam kehijauan dan mengkilap.
-Memiliki suara yang halus dan khas: tersusun dari dua nada.
-Ciri-ciri khusus dari ayam bekisar yang paling menonjol adalah bentuk bulu leher yang ujungnya bulat/lonjong bukan lancip. Jika dibandingkan dengan ayam jago biasa maka akan terlihat jelas.
-Ayam jantan (jago), lebih atraktif, berukuran lebih besar dari betina,
-memiliki jalu panjang, berjengger lebih besar, dan bulu ekornya panjang menjuntai.
-Ayam betina (babon) relatif kecil, berukuran kecil, jalu pendek atau nyaris tidak kelihatan, berjengger kecil, dan bulu ekor pendek.
Yang membedakan ayam kampung dengan ayam
bekisar adalah cara perlakuanya.dimana ayam bekisar menggunakan kandang menarik
dan mendapatkan makanan yang beragam,sedangkan ayam kampung hanya dilepas liar
dan makan biji-bijian padi ,jagung.
C. Ayam bekisar melambangkan symbol
Ayam bekisar menjadi daya tarik tersendiri
bagi kampus kita . Sebab keberadaanya sangat sering terlihat pada saat kita melewati
jalan –jalan tiap fakultas.dengan suaranya yang khas dan membedakan ayam
bekisar dg ayam kampong yaitu memiliki suara yang melengking. Banyak yang
mengatakan bahwa ayam jago (bekisar) adalah symbol keteladanan bagi para kaum
pelajar. Sebab tingkah laku dari ayam tersebut sangat cocok jika para
siswa , dan mahasiswa melakukanya
sebagai rutinitas keseharian. Yaitu dengan bangun pagi,beraktifitas,kemudian
pulang malam. Ayam bekisar juga melambangkan sebagai kejayaan.dengan
keberanianya untuk bertarung,sangat pas jika digunakan symbol tertentu. Dengan
keberadaan ayam bekisar di kampus, mengingatkan kita pada suasana pedesaan yang
masi terdapat populasi ayam ayam kampung dimana di kediaman perkotaan ini
jarang ditemukan suara ayam berkokok di pagi hari. Mungkin karna hal hal
tersebut yang membuat ayam bekisar menjadi daya tarik untuk dijadikan binatang
hias atau symbol tertentu.
D. Dampak positive dan negative adanya ayam
hias bekisar yang ada disetiap fakultas.;
Positive;
-
Dengan penangkaran ayam tersebut,diharapkan pihak kampus bisa lebih
meningkatkan konservasi terhadap burung burung endemic,bukan hanya
unggas-unggas yang mahal,tetapi jg binatang binatang yang perlu dilestarikan spesiesnya.
-
Menjadikan suasana kampus seperti di pedesaan yang masih asri dan alami
dengan suara ayam bekisar yang khas.
-
Negative;
-
Pada saat kuisioner,banyak anggapan bahwa penempatan ayam berkisar di
setiap fakultas adalah symbol dalam
kutipan “ayam kampus” yaitu mahasiswi yang menjual dirinya demi kepentingan
pribadi. Namun hal tersebut wajar-wajar saja,dimana pemikiran manusia terkadang
sedikit berfikir negative.
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
Kesimpulan
Ayam bekisar adalah hasil perkawinan antara ayam hutan
hijau jantan dengan ayam
kampung/ayam buras
betina. Ciri dari ayam bekisar yang paling menonjol adalah bentuk bulu leher
yang ujungnya bulat/lonjong bukan lancip. Jika dibandingkan dengan ayam jago
biasa maka akan terlihat jelas. Banyak yang mengatakan bahwa ayam jago (bekisar)
adalah symbol keteladanan bagi para kaum pelajar. Sebab tingkah laku dari ayam
tersebut sangat cocok jika para siswa ,
dan mahasiswa melakukanya sebagai rutinitas keseharian. Yaitu dengan bangun
pagi,beraktifitas,kemudian pulang malam. Ayam bekisar mendapatkan perlakuan
lebih disbanding ayam kampung biasa.(cara pemberian pangan,serta kandangnya). banyak
anggapan bahwa penempatan ayam berkisar di setiap fakultas adalah symbol dalam kutipan “ayam kampus”
yaitu mahasiswi yang menjual dirinya demi kepentinganpribadi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar