Minggu, 20 Mei 2012

antropologi seni


Antropologi budaya
Ayam Bekisar di Universitas Brawijaya .


Disusun oleh:   
Yusuf afandi      (115110900111003)
Yulia rahmania  (115110
Jimmy alagada (
Abqoriyin hizan (115110907111002)

SENI RUPA/FAKULTAS ILMU BUDAYA
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2012



Kata Pengantar

Puji syukur penyusun panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wata΄ala, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Ayam Bekisar Universitas brawijaya .Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas matakuliah(antropologi seni).

           Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini. 

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagikitasemua.


Malang, 29 April 2012 








BAB I
PENDAHULUAN

1.      Latar belakang
Sering kita jumpai,bahwa didalam lingkup Universitas Brawijaya ini terdapat ayam berkisar yang disetiap fakultass dapat ditemukan 1-2 ekor ayam berkisar. Entah bagaimana awal dari penempatan kandang-kandang tersebut. kami juga sempat melihat konservasi burung endemik di Universitas Brawijaya.Tepat di bawah samping kiri kantor pusat rektorat. Ada satu kandang penangkaran burung di sana. Tapi setelah saya lihat, dalamnya cuma berisi burung gelatik saja. Begitupun juga satu kandang di dekat kantor pusat perpustakaan. Burungnya juga sama, gelatik. Saya kurang tahu kenapa burung ini yang coba di tangkarkan. Mungkin untuk kepentingan penelitian, atau yang lain, saya tidak tahu. Kenapa bukan burung seperti elang, atau burung lain yang bisa di bilang lebih penting karena habitat di alamnya semakin berkurang akhir-akhir ini.  Sebenarnya, tempat untuk kandang tersebut sangat cocok untuk penangkaran.  Ada banyak tempat di sana yang memang benar-benar alami,yaitu di Fakultas Peternakan  yang menangkar burung kutilang dengan alam yang sangat asri dan alami. Namun yang sangat mendominasi diantaranya adalah ayam berkisar,yang dapat ditemukan disetiap fakultas ada sangkar beserta isinya. Hal itulah yang membuat kami tertarik untuk mengkaji ayam berkisar di Universitas Brawijaya sebagai pembuatan makalah ini.




2.      Rumusan masalah
-Melalui karya tulis ini,kami ingin mengetahui bagaimana sejarah ayam bekisar?
-bagaimana cirri-ciri ayam bekisar yang ada di fakultas dengan ayam-ayam biasa.?
-kami ingin mengetahui respon mahasiswa terhadap ayam berkisar.kenapa harus ayam bekisar,dan apa ada maksud lain di balik itu semua?
-dampak positive dan negative adanya ayam hias bekisar yang ada disetiap fakultas.?

3. Tujuan
Agar para pembaca makalah ini , dapat mengetahui seberapabesar peranan symbol ayam berkisar terhadap lingkungan pendidikan. Selain itu pembaca diharapkan dapat membedakan ayam bekisar dengan ayam biasa.










BAB II
PEMBAHASAN

A.    Asal mula Ayam  Bekisar

Ayam bekisar merupakan berasal dari KANGEAN di wilayah Sumenep, Madura. Ayam bekisar memiliki kelebihan dibanding ayam-ayam biasa, bahkan dianggap trademark tersendiri bagi pemiliknya pada orang Madura yaitu menunjukkan status bahwa yang memelihara ayam bekisar ini adalah orang yang berduit.
Asal usul nama bekisar, konon tidak lepas dari diasingkannya seorang keturunan putra raja Mataram bernama Begisar . Hingga pada tahun 1700 an, Begisar diasingkan di pulau Kangean.
Pada saat menjalani pengasingan itulah, Begisar mencoba mengawinkan ayam hutan hijau jantan (nama latinnya gallus varius) dengan ayam betina kampung (nama latinnya gallus domestica). Keturunan hasil kawin silang itu kemudian dipersembahkan kepada pejabat atau penguasa setempat sebagai tanda mata. Berdasar hal itu, akhirnya diketahui bahwa Begisar memiliki makna cendera mata. Hingga kini ayam Begisar atau akrab disebut ayam Bekisar selalu dipersembahkan sebagai cendera mata kepada kalangan tertentu yang memiliki 'kekuasaan'. (koran MERAPI online)


B. Ciri-ciri ayam bekisar
-Ayam bekisar memiliki ukuran lebih kecil dibandingkan ukuran ayam kampung jantan, tetapi lebih besar daripada induk jantannya.
-
Warna bulunya hitam kehijauan dan mengkilap.
-
Memiliki suara yang halus dan khas: tersusun dari dua nada.
-
Ciri-ciri khusus dari ayam bekisar yang paling menonjol adalah bentuk bulu leher yang ujungnya bulat/lonjong bukan lancip. Jika dibandingkan dengan ayam jago biasa maka akan terlihat jelas.
-
Ayam jantan (jago), lebih atraktif, berukuran lebih besar dari betina,
-
memiliki jalu panjang, berjengger lebih besar, dan bulu ekornya panjang menjuntai.
-
Ayam betina (babon) relatif kecil, berukuran kecil, jalu pendek atau nyaris tidak kelihatan, berjengger kecil, dan bulu ekor pendek.


Yang membedakan ayam kampung dengan ayam bekisar adalah cara perlakuanya.dimana ayam bekisar menggunakan kandang menarik dan mendapatkan makanan yang beragam,sedangkan ayam kampung hanya dilepas liar dan makan biji-bijian padi ,jagung.

C.    Ayam bekisar melambangkan symbol
Ayam bekisar menjadi daya tarik tersendiri bagi kampus kita . Sebab keberadaanya sangat sering terlihat pada saat kita melewati jalan –jalan tiap fakultas.dengan suaranya yang khas dan membedakan ayam bekisar dg ayam kampong yaitu memiliki suara yang melengking. Banyak yang mengatakan bahwa ayam jago (bekisar) adalah symbol keteladanan bagi para kaum pelajar. Sebab tingkah laku dari ayam tersebut sangat cocok jika para siswa  , dan mahasiswa melakukanya sebagai rutinitas keseharian. Yaitu dengan bangun pagi,beraktifitas,kemudian pulang malam. Ayam bekisar juga melambangkan sebagai kejayaan.dengan keberanianya untuk bertarung,sangat pas jika digunakan symbol tertentu. Dengan keberadaan ayam bekisar di kampus, mengingatkan kita pada suasana pedesaan yang masi terdapat populasi ayam ayam kampung dimana di kediaman perkotaan ini jarang ditemukan suara ayam berkokok di pagi hari. Mungkin karna hal hal tersebut yang membuat ayam bekisar menjadi daya tarik untuk dijadikan binatang hias atau symbol tertentu.

D.    Dampak positive dan negative adanya ayam hias bekisar yang ada disetiap fakultas.;
Positive;
-          Dengan penangkaran ayam tersebut,diharapkan pihak kampus bisa lebih meningkatkan konservasi terhadap burung burung endemic,bukan hanya unggas-unggas yang mahal,tetapi jg binatang binatang yang perlu dilestarikan spesiesnya.
-          Menjadikan suasana kampus seperti di pedesaan yang masih asri dan alami dengan suara ayam bekisar yang khas.
-           
Negative;
-          Pada saat kuisioner,banyak anggapan bahwa penempatan ayam berkisar di setiap fakultas  adalah symbol dalam kutipan “ayam kampus” yaitu mahasiswi yang menjual dirinya demi kepentingan pribadi. Namun hal tersebut wajar-wajar saja,dimana pemikiran manusia terkadang sedikit berfikir negative.







BAB III
PENUTUP

Kesimpulan
Ayam bekisar adalah hasil perkawinan antara ayam hutan hijau jantan dengan ayam kampung/ayam buras betina. Ciri dari ayam bekisar yang paling menonjol adalah bentuk bulu leher yang ujungnya bulat/lonjong bukan lancip. Jika dibandingkan dengan ayam jago biasa maka akan terlihat jelas. Banyak yang mengatakan bahwa ayam jago (bekisar) adalah symbol keteladanan bagi para kaum pelajar. Sebab tingkah laku dari ayam tersebut sangat cocok jika para siswa  , dan mahasiswa melakukanya sebagai rutinitas keseharian. Yaitu dengan bangun pagi,beraktifitas,kemudian pulang malam. Ayam bekisar mendapatkan perlakuan lebih disbanding ayam kampung biasa.(cara pemberian pangan,serta kandangnya). banyak anggapan bahwa penempatan ayam berkisar di setiap fakultas  adalah symbol dalam kutipan “ayam kampus” yaitu mahasiswi yang menjual dirinya demi kepentinganpribadi.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar